<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="642">
<titleInfo>
<title>PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI
MENGGUNAKAN INTERNAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
DI PT WIN TEXTILE</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HIELMI RAFSANJANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>TEKNIK INFORMATIKA UNLA</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Dengan perkembangan teknologi yang terus maju, pengolahan data menjadi
canggih dan pesat, komputerisasi merupakan alternatif tepat yang dibutuhkan
perusahaan-perusahaan mengolah data dari informasi untuk membantu atau
meneyelesaikan tugasnya. Dengan pola industri seperti ini maka, tidak ada alasan
untuk tidak mengikuti teknologi yang pastinya akan membuat suatu perusahaan
tertinggal kapasitasnya. Teknologi memberikan kemudahan pelaku usaha untuk
mempercepat, mempermudah, dan dapat menjamin data-data penting.
Dengan adanya adanya system informasi produksi yang diterapkan pada
banyak perusahaan tekstil pada bagian produksi kain maka, akan banyak pula
produksi yang dihasilkan. Semakin banyak produksi yang dihasilkan maka, akan
semakin banyak transaksi terjadi mengingat permintaan konsumen terhadap
industri tekstil tidak pernah menurun. Kurangnya bahan baku akan menyebabkan
terganggunya proses produksi sehingga diperlukan waktu tambahan untuk
pemenuhan bahan baku tersebut. Hal tersebut menyebabkan masalah pada bagian
produksi yaitu adalah informasi yang diterima dari bagian marketing tidak tepat
waktu yang menyebabkan penumpukan data saat proses produksi dan
menyebabkan proses produksi tidak berjalan dengan baik. Maka dari itu perlu
dibangun system informasi produksi yang dapat menghubungkan antara bagian
produksi dengan bagian Gudang dan bagian unit lain yang ada di produksi agar
dapat berjalan dengan lancar dan cepat.
Dengan demikian diharapkan dapat ikut serta membantu mengembangkan
perekonomian masyarakat Indonesia hingga tiba saatnya supply yang terlalu
banyak dapat dialokasikan kepada ekspor hasil produksi lokal ke mancanegara. Hal
kecil yang dilakukan pada setiap perusahaan tekstil mampu menghasilkan standar
perusahaan yang maju, ini akan berdampak besar pada perekonomian di Indonesia
khususnya bidang industri tekstil.</note>
<subject authority=""><topic>Sistem Informasi Produksi, Manajemen Rantai Pasok,</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TF170109</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4704" url="" path="/1. COVER HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">COVER</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="4705" url="" path="/2. LEMBAR PENGESAHAN HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">LEMBAR PENGESAHAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="4706" url="" path="/3. ABSTRAK HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="4707" url="" path="/4. DAFTAR ISI HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="4708" url="" path="/5. BAB I HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="4709" url="" path="/6. BAB II HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="4712" url="" path="/9. BAB V HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="4713" url="" path="/10. DAPUS HIELMI RAFSANJANI.pdf" mimetype="application/pdf">DAPUS</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>IMAGE_COVER_HIELMI_RAFSANJANI.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>642</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-14 13:04:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-14 13:30:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>