<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4143">
<titleInfo>
<title>PENYELESAIAN GANTI KERUGIAN 
 AKIBAT PENYALAHGUNAAN PERUNTUKAN 
LAHAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH  
KABUPATEN BANDUNG NOMOR 27 TAHUN 2016 
TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH 
KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2016 – 2036</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Helldy Heldiansyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>HUKUM UNLA</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Penyalahgunaan peruntukan lahan merupakan salah satu permasalahan 
utama dalam hukum pertanahan di Indonesia yang sering terjadi akibat 
ketidaksesuaian penggunaan lahan dengan rencana tata ruang yang telah ditetapkan. 
Hal ini dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, perekonomian, serta hak-hak 
masyarakat atas tanah. Untuk mengatasi permasalahan ini, hukum pertanahan 
memberikan mekanisme penyelesaian sengketa melalui jalur litigasi dan non
litigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ganti kerugian serta 
mekanisme penyelesaian sengketa akibat penyalahgunaan peruntukan lahan guna 
memberikan rekomendasi yang lebih efektif dalam penyelesaian sengketa 
pertanahan. 
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yaitu penelitian yang 
menekankan pada penelaahan terhadap hukum positif yang menjadi dasar hukum 
keberadaan objek-objek penelitian, serta dengan mengumpulkan data yang 
dilakukan dengan menginventarisasikan bahan kepustakaan atau data sekunder 
yang berupa bahan primer, sekunder dan tersier. Bahan hukum primer berupa 
peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder yaitu bahan yang 
memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer, seperti buku-buku yang 
berkaitan dengan objek penelitian, bahan hukum tersier yaitu bahan yang ada 
kaitannya dengan objek penelitian yang memberikan informasi tentang bahan 
hukum primer dan sekunder antara lain berita tentang hukum, artikel, majalah 
tentang hukum, bahan diluar hukum yang dapat menunjang dan melengkapi data 
penelitiandengan pendekatan perundang-undangan serta studi kasus.  
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ganti kerugian dalam kasus 
penyalahgunaan lahan dapat berupa ganti rugi finansial, pemulihan lingkungan, dan 
relokasi, bergantung pada tingkat kerugian yang ditimbulkan. Dari segi 
penyelesaian sengketa, jalur non-litigasi melalui negosiasi, mediasi, konsiliasi, 
arbitrase, dan musyawarah mufakat lebih banyak digunakan karena lebih fleksibel, 
cepat, serta menghindari proses panjang di pengadilan. Namun, efektivitas jalur 
non-litigasi masih bergantung pada komitmen para pihak dalam mencapai 
kesepakatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi serta peningkatan 
peran pemerintah dalam pengawasan dan penyelesaian sengketa pertanahan secara 
adil dan berkelanjutan.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">AA 210074</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="28504" url="" path="/Cover  Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28505" url="" path="/Lembar Pernytaan Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">Lembar Persetuan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28506" url="" path="/Abstrak Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28507" url="" path="/Daftar Isi Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28508" url="" path="/1.Bab I Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28509" url="" path="/2.Bab II Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28510" url="" path="/3.Bab III Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">BAB III</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28512" url="" path="/5.Bab V Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28513" url="" path="/Daftar Pustaka Helldy Heldiansyah.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>Cover_Helldy_Heldiansyah.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4143</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-10 10:01:01</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-10 10:01:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>