<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4107">
<titleInfo>
<title>TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEABSAHAN 
BUKTI DIGITAL DALAM KASUS SENGKETA 
PERDATA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rifal Pratama Erlangga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>HUKUM UNLA</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Bukti digital adalah informasi yang disimpan atau ditransmisikan dalam 
bentuk elektronik dan dapat digunakan dalam proses hukum untuk mendukung atau 
membantah suatu klaim. Bukti ini mencakup berbagai format, seperti dokumen 
teks, gambar, video, rekaman suara, dan data yang disimpan dalam perangkat 
komputer atau jaringan. Dalam konteks hukum, bukti digital memiliki karakteristik 
unik yang membedakannya dari bukti tradisional. Keberadaannya yang tidak fisik 
dan kemudahan dalam duplikasi dan distribusi membuat pengelolaan dan 
autentikasinya menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pemahaman dan 
penerapan prinsip-prinsip hukum yang tepat sangat penting untuk memastikan 
bahwa bukti digital dapat diterima dan dianggap sah dalam proses peradilan. 
Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi, bukti digital semakin sering 
digunakan dalam sengketa perdata, sehingga penting untuk memahami peran dan 
keabsahannya dalam konteks yuridis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji 
keabsahan bukti digital dalam konteks sengketa perdata, dengan fokus pada aspek 
yuridis yang mengatur penggunaan bukti tersebut di pengadilan. Bukti digital, yang 
mencakup berbagai jenis data elektronik seperti email, dokumen digital, dan 
rekaman elektronik, semakin menjadi komponen penting dalam proses litigasi. 
Melalui pendekatan normatif, penelitian ini menganalisis peraturan perundang
undangan yang relevan, termasuk Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata 
(KUHAP) dan peraturan terkait teknologi informasi. 
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlakuan bukti digital dalam 
proses peradilan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi 
kepustakaan dengan mengumpulkan data sekunder dari buku, jurnal, dan artikel 
ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bukti digital dapat diterima 
di pengadilan, masih terdapat tantangan dalam memastikan validitas dan 
autentikasinya. 
Penelitian ini mengidentifikasi perlunya standardisasi dan pedoman yang 
jelas terkait pengumpulan, penyimpanan, serta penyajian bukti digital agar 
keandalannya terjamin. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pembaruan 
regulasi yang mampu mengakomodasi perkembangan teknologi informasi, disertai 
peningkatan pemahaman hukum di kalangan praktisi. Dengan demikian, penelitian 
ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum dan 
praktik peradilan di Indonesia serta membuka ruang bagi penelitian lebih lanjut di 
bidang hukum teknologi informasi.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">AA 210077</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="28137" url="" path="/Cover Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28138" url="" path="/Lembar Pengesahan Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">Lembar Pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28139" url="" path="/Abstrak Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28140" url="" path="/Daftar Isi Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28141" url="" path="/1.Bab I Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28142" url="" path="/2.Babb II Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28145" url="" path="/5.Bab V Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28146" url="" path="/Daftar Pustaka Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="28147" url="" path="/Lampiran Rifal Pratama Erlangga.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>Cover_Rifal_Pratama_Erlangga.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4107</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 13:26:01</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-03 13:26:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>