<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4090">
<titleInfo>
<title>PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU 
PENJUALAN OPSETAN SATWA DILINDUNGI 
SECARA ONLINE DITINJAU MENURUT UNDANG
UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990 TENTANG 
KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN 
EKOSISTEMNYA JO UNDANG-UNDANG NOMOR 32 
TAHUN 2024 TENTANG PERUBAHAN ATAS 
UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990 
TENTANG KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM 
HAYATI DAN EKOSISTEMNYA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANNISA ARVIYANTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>HUKUM UNLA</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Sumber daya alam hayati adalah unsur-unsur hayati di alam yang terdiri atas 
sumber daya alam nabati (tumbuhan) dan sumber daya alam hewani (satwa) yang 
bersama dengan unsur nonhayati di sekitarnya secara keseluruhan membentuk 
ekosistem, hal tersebut juga tercantum dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang 
Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan 
Ekosistemnya. Tindakan memperjualbelikan serta mengoleksi opsetan satwa 
dilindungi merupakan tindakan yang dilarang dan dapat dikenakan sanksi pidana. 
Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan 
atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam 
Hayati Dan Ekosistemnya, dimana pada Pasal 21 ayat (2) disebutkan bahwa setiap 
orang dilarang untuk memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup 
atau mati. Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang 
Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa juga mengatur tentang larangan 
memperdagangkan satwa yang dilindungi.   
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis 
normatif, yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan 
pustaka atau sekunder belaka. Spesifikasi penelitian yang dipakai dalam 
penyusunan skripsi ini termasuk deskriptif analitis, yang berfungsi untuk 
menggambarkan secara tepat suatu keadaan serta menganalisis permasalahan 
berdasarkan peraturan perundang-undangan yang relevan dan dapat membentuk 
teori-teori baru maupun memperkuat teori-teori yang sudah ada sebelumnya. 
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka atau penelitian 
kepustakaan. 
Perdagangan opsetan satwa dilindungi secara online di Indonesia 
merupakan tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 
2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990. Pelaku dapat 
dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf c dan Pasal 40A ayat (1) huruf f, dengan ancaman 
pidana penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda. Selain itu, 
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang
Undang Nomor 11 Tahun 2008 atau UU ITE, juga dapat digunakan sebagai 
landasan hukum tambahan untuk menjerat pelaku. Namun, penegakan hukum 
terhadap kejahatan ini menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, seperti 
keterbatasan sumber daya (dana dan SDM), luasnya wilayah Indonesia, modus 
operandi pelaku yang semakin canggih dan terorganisir, serta sifat kejahatan yang 
sering kali bersifat internasional sehingga membutuhkan kerja sama lintas negara.</note>
<subject authority=""><topic>enegakan hukum, Opsetan Satwa, dan Konservasi Sumb</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">AA 210001</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="27962" url="" path="/COVER ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27963" url="" path="/Lembar Pengesahan ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">Lembar Pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27964" url="" path="/Abstrak ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27965" url="" path="/Daftar Isi ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27966" url="" path="/1.Bab I ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27967" url="" path="/2.Bab II ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27969" url="" path="/5.Bab v ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27970" url="" path="/Daftar Pustaka ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27971" url="" path="/LAMPIRAN_ANNISA ARVIYANTI.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>COVER_ANNISA_ARVIYANTI.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4090</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-29 11:00:50</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-29 11:01:16</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>