<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4084">
<titleInfo>
<title>PENERAPAN SANKSI PIDANA BAGI PELAKU 
TINDAK PIDANA JUDI ONLINE BERDASARKAN 
UNDANG-UNDANG  NOMOR 1 TAHUN 2024 
TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG
UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG 
INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALVI REGIANSYAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>HUKUM UNLA</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Judi Online merupakan salah satu bentuk kejahatan siber, kini menjadi sangat 
memprihatinkan, menurut data PPATK tercatat sekitar 4 juta pemain judi online di 
Indonesia, 80.000 diantaranya anak-anak dibawah umur dengan total akumulasi 
transaksi dari 2017-2024 mencapai 517 triliun rupiah. Hal ini menimbulkan dampak 
yang sangat negatif terhadap masyarakat dikarenakan perjudian ini akan 
menimbulkan kriminalitas yang baru. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : 
Untuk menganalisis penerapan sanksi pidana bagi pelaku tindak pidana judi online 
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua 
Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi 
Elektronik. Untuk menganalisis kendala dan solusi penerapan sanksi pidana bagi 
pelaku tindak pidana judi online Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 
2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 
Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. 
Metode penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif yang 
bertujuan untuk mencari asas-asas dan dasar-dasar falsafah hukum positif, dengan 
mengkaji dan menguji data sekunder. Spesifikasi Penelitian secara normatif dengan 
menggambarkan secara sistematis fakta dan permasalahan yang diteliti pada 
Putusan Pengadilan Negeri Nomor Perkara 17/Pid.B/2025/PN Sby dan Nomor 
Perkara 8/Pid.B/2025/PN Plj. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi 
kepustakaan, analisis data secara kualitatif.  
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Penerapan Sanksi Pidana Bagi Pelaku 
Tindak Pidana Judi Online diatur secara khusus (lex spesialis) berdasarkan Pasal 
27 ayat (2) dan Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang 
Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi 
dan Transaksi Elektronik. Kendala dan Solusi penanggulangan judi online 
diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat, Mudahnya akses internet khususnya 
penggunaan VPN, Lemahnya penegakan hukum, Banyaknya oknum aparatur 
negara yang tertangkap karena melindungi judi online. Solusi yang dapat dilakukan 
diantaranya penguatan sanksi pidana, memberikan edukasi bagi masyarakat, 
pemblokiran situs judi online, pemblokiran rekening bank dan E-Wallet yang 
diduga adanya transaksi judi online.</note>
<subject authority=""><topic>Judi Online, Undang-Undang ITE, Sanksi Pidana, Ken</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">AA 210036</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="27898" url="" path="/Cover ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">cover</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27899" url="" path="/Lembar Pengesahan ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">Lembar Pengesahan</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27900" url="" path="/Abstrak ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27901" url="" path="/Daftar Isi ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27902" url="" path="/1.Bab I ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27903" url="" path="/2.Bab II ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27906" url="" path="/5.Bab V ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27907" url="" path="/Daftar Pustaka ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="27908" url="" path="/Lampiran ALVI REGIANSYAH.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>Cover_ALVI_REGIANSYAH.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>4084</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-27 12:38:33</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-27 12:39:00</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>