<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3790">
<titleInfo>
<title>DALUWARSA TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM
KASUS TERSANGKA MELARIKAN DIRI KE  LUAR 
NEGERI DITINJAU BERDASARKAN UNITED     
NATIONS CONVENTION AGAINST CORRUPTION 
(UNCAC)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Angga Rahmadi Wijaya</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>HUKUM UNLA</publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>BAIK</extent>
</physicalDescription>
<note>Daluwarsa  Tindak  Pidana  pada  kasus  korupsi  dan  Kendala  dalam
mengejar aset (
asset recovery) yang ditinjau melalui United Nations Convention
Against Corruption (UNCAC). Berfokus pada daluwarsa tindak pidana khususnya
tindak pidana korupsi di Indonesia dalam kasus tersangka pelaku, yang melarikan
diri ke luar negara dengan membawa serta hasil tindak kejahatannya. Banyaknya
kasus-kasus korupsi di Indonesia yang belum terselesaikan karena didalam proses
penegakan  hukumnya  membutuhkan  waktu  yang  sangat  panjang  disebabkan
beberapa  hambatan  sehingga  kasus-kasus  tersebut  menjadi  daluwarsa.  Adapun
identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah apakah daluwarsa hukum dapat
menghambat proses hukum tersangka tindak pidana korupsi yang melarikan diri ke
luar negara dan bagaimakah kendala yang dihadapi dalam upaya mengejar aset
(
asset recovery) ditinjau melalui instrumen United Nations Convention Against
Corruption (UNCAC). 
Penelitian  ini  merupakan  penelitian  hukum  (yuridis)  normatif  dengan
metode analisis kualitatif, yaitu dengan mengkaji dan menganalisa bahan-bahan
pustaka (studi kepustakaan). Karena itu, data yang digunakan dalam penelitian ini
mencakup bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Adapun data primer yang
digunakan adalah Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP), Pasal 78 Kitab
Undang Undang Hukum Pidana, United Nations Convention Against Corruption
(UNCAC), Undang Undang Nomor 7 tahun 2006 tentang Pengesahan dari United
Nations  Convention  Against  Corruption  (UU  No.  7  Tahun  2006),  data
sekundernya berupa buku-buku, internet, jurnal-jurnal ilmiah dan skripsi, serta data
tersiernya berupa kamus hukum dan ensiklopedia.  
Simpulan  bahwa  daluwarsa  akan  menghambat  proses  hukum  tersangka
tindak  pidana,  khususnya  tindak  pidana  korupsi,  didalam  UNCAC  terdapat
instrumen-instrumen  yang  dapat  digunakan  dalam  proses  hukum  dan
 asset
recovery terhadap tersangka tindak pidana korupsi yang melarikan diri ke negara
yang meratifikasi konvensi tersebut. Selain daluwarsa, terdapat hambatan internal
yaitu belum efektifnya harmonisasi hukum nasional terhadap aturan-aturan pada
UNCAC khususnya tindak pidana korupsi, UU No 7 tahun 2006 hanya sebagai
Pengesahan UNCAC, sehingga efektifitas dalam proses hukum dan upaya dalam
mengejar aset hasil tindak pidana korupsi menjadi terhambat.</note>
<subject authority=""><topic>Daluwarsa, Korupsi, Asset Recovery</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">AA 200029</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="24723" url="" path="/COVER Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">COVER</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24724" url="" path="/Lembar Pengesahan Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">LEMBAR PENGESAHAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24725" url="" path="/Abstrak Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24726" url="" path="/Daftar Isi Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24727" url="" path="/1.Bab I Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24728" url="" path="/2.Bab II Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24731" url="" path="/5.Bab V Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24732" url="" path="/Daftar Pustaka Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24733" url="" path="/Lampiran Angga Rahmadi Wijaya.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>COVER_Angga_Rahmadi_Wijaya.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3790</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 10:26:27</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-11 10:26:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>