<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3754">
<titleInfo>
<title>PENERAPAN SANKSI PIDANA PEMBERATAN TERHADAP TENTARA
PELAKU TINDAK PIDANA KESUSILAAN MENURUT KITAB UNDANG-
UNDANG HUKUM PIDANA MILITER  JUNCTO KITAB UNDANGUNDANG
HUKUM
PIDANA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUSJANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>HUKUM UNLA</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>BAIK</extent>
</physicalDescription>
<note>Amoral military sentencing marak terjadi di masyarakat, dimulai dengan 
letupan oknum dan modus penipuan yang mengatasnamakan anggota TNI untuk
menarik hati wanita- wanita, oknum dan modus  operandi yang dijalankan dominan
melalui perantara wanita , dan tujuannya aadlah untuk mencapai kepuasan hasrat
manusia. Tindak pidana kesusilaan yang diatur dalam Pasal 281 hingga Pasal 285
KUHP merupakan benteng dari runtuhnya norma agama, norma hati nurani, dan 
norma sosial, hasrat birahi memiliki karakter sangat privat, individual, dan tidak serta
merta dapat di tonjolkan di depan umum, sehingga perbuatan asusila yang dilakukan
oleh anggota TNI banyak yang terendap dan senyap, tidak diketahui oleh masyarakat,
sehingga aturan pidana kesusilaan memerlukan dukungan norma sosial yang adadi
lingkungan TNI dan masyarakat, sein dan sollen diatas membawa penelitian ini ,
untuk membatasi permaslahan apa yang terjadi dalam praktik dan hubungan hukum
yang mengatur, identifikasi masalah yang akan dikaji adalah Penerapan-sanksipidana-pemberatan-

terhadap-anggota-TNI-  Pelaku-Tindak-Pidana Kesusilaan
Menurut KUHPM Juncto KUHP dan Bentuk upaya Hukum Anggota TNI dari
Dakwaan Pemberatan tindak pidana kesusilaan Menurut KUHPM Juncto KUHP 
Penelitian ini dilakukan dengan cara penelitian empiris Karya ilmiah ini
merupakan penelitian hukum berdasarkan pengalaman peneliti sebagai tim advokasi
bagi para terlapor hingga termohon kasasi dalam perkara tindakan amoral oknum
anggota TNI.. Penelitian hukum empiris yaitu penelitian hukum yang menganalisis
dan mengkaji bekerjanya hukum dalam masyarakat 
Penerapan-sanksi-Pidana Pemberatan Terhadap Anggota TNI Pelaku Tindak
Pidana Kesusilaan menggunakan Pasal 281 yang merupakan pasal sapu jagat untuk
tindakan amoral / asusila di muka umum juncto sanksi pemberatan, namun penerapan
pemberatan tidak serta merta dapat selalu diterapkan, karena hakim untuk menggali
nilai-nilai ter
diri dari keseimbangan sosial, citra TNI, serta dampak yang ditimpulkan
akibat dari adanya perbuatan atau tindak pidana kesusilaan tersebut, tidak selalu
selalu melakukan upaya hukum kasasi di peradilan militer, namun upaya mediasi
dengan diri korban sebagai pihak yang telah kehilangan hak-haknya sebagai keluarga
besar tentara dan atau sipil, upaya penyelesaian perkara diluar pidana adalah misalkan
dengan cara menikahi korban dan atau mengganti kerugian merupakan upaya yang
sanagt effektif untuk dilakukan.</note>
<subject authority=""><topic>Tentara. Asusila, Pemberatan</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">AA 200083</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="24320" url="" path="/Cover RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">COVER</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24321" url="" path="/Abstrak RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24322" url="" path="/Lembar Pengesahan RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">LEMBAR PENGESAHAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24323" url="" path="/Daftar Isi RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24324" url="" path="/1.Bab I RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24325" url="" path="/2.Bab II RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24328" url="" path="/5.Bab V RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24329" url="" path="/Daftar Pustaka RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="24330" url="" path="/Lampiran RUSJANA.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>Cover_RUSJANA.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>3754</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-06-11 13:50:01</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-11 13:51:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>