<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2172">
<titleInfo>
<title>TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PERBANDINGAN PUTUSAN HAKIM ATAS TINDAK PIDANA KORUPSI DANA DESA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Acla Djilham</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">BANDUNG</placeTerm></place>
<publisher>HUKUM UNLA</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">INDONESIA</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>BAIK</extent>
</physicalDescription>
<note>korupsi tidak dapat dipisahkan dari sejarah manusia karena korupsi sudah ada sejak zaman dahulu. Korupsi telah berkembang menjadi fenomena yang menarik perhatian media. Korupsi dapat dipandang sebagai tindakan yang mengikis kepercayaan publik secara keseluruhan terhadap pelakunya dan bahkan mengancam merusak semua aspek kehidupan sosial dan politik. Peristiwa korupsi tidak hanya terjadi pada pegawai atau pemerintah di tingkat pusat saja. Hingga saat ini banyak sekali praktik korupsi yang terjadi di daerah, khususnya pada tingkat pemerintahan Desa. Tindak pidana korupsi di tingkat daerah menjadi salah satu penyumbang angka korupsi di Indonesia, tidak terkecuali korupsi desa. Putusan No. 05/pid.sus-tpk/2022/pn kpg menjadi salah satu contoh tindak pidana korupsi yang terjadi di Desa. Dalam putusan tersebut terjadi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Nubalema Dua yang menyalahgunakan kewenangannya untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan keuangan negara.
Untuk mengetahui bentuk tindak pidana korupsi di desa diperlukan kajian terhadap putusan terkait tindak pidana korupsi. Penjabaran dalam putusan dapaat ditelaah menjadi suatu bentuk pemahaman terhadap keputusan hakim dalam tugasnya untuk mencapai cita hukum. Selain itu kajian terhadap dogmatik hukum menjadi penting untuk menentukan standar atau pola pikir yang digunakan oleh majelis hakim dalam memutuskan suatu perkara. untuk itu maka diperlukan komparasi terhadap putusan yang akan digunakan sebagai kajian untuk menentukan keterkaitan antara keputusan-keputusan yang telah dibuat oleh para hakim di persidangan.
UU TIPIKOR dibentuk untuk mengatasi permasalahan tersebut yang mengakomodir seluruh bentuk tindak pidana korupsi. Pasal 3 UU TIPIKOR mengatur khusus terkait tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh orang yang memiliki kewenangan, sehingga pasal ini menjadi aturan yang menegaskan bahwa kewenangan menjadi aspek yang sangat penting dalam suatu tindak pidana korupsi. Perumusan UU TIPIKOR sebagai bentuk cita hukum yang dapat menegakkan keadilan dan kepastian hukum. Untuk itu maka diperlukan penegak keadilan yang mampu memutus perkara dengan berlandaskan hati nurani dan tidak memihak kepada siapapun.</note>
<subject authority=""><topic>Korupsi, desa, penyalahgunaan kewenangan.</topic></subject>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repository Universitas Langlangbuana Sistem Repository Elektronik Skripsi, Tesis, Desertasi dan Penelitian Dosen Universitas Langlangbuana</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">AA190074</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="12755" url="" path="/COVER_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">COVER</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12756" url="" path="/LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12757" url="" path="/ABSTRAK_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">ABSTRAK</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12758" url="" path="/DAFTAR ISI_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR ISI</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12759" url="" path="/BAB I_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">BAB I</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12760" url="" path="/BAB II_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">BAB II</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12763" url="" path="/BAB V_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">BAB V</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12764" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA_ACLA DJILHAM.pdf" mimetype="application/pdf">DAFTAR PUSTAKA</slims:digital_item>
<slims:digital_item id="12765" url="" path="/LAMPIRAN_1.pdf" mimetype="application/pdf">LAMPIRAN</slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image>COVER_ACLA_DJILHAM.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2172</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-11-01 10:50:52</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-11-01 11:20:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>